Rabu (13/2), Studi ekskursi adalah program tahunan yang diadakan dengan tujuan untuk mengenalkan mahasiswa pada perusahaan yang bergerak di bidang IT maupun perusahaan yang menggunakan teknologi IT. Pada kesempatan kali ini, mahasiswa jurusan Informatika dan Sistem Informasi STT Terpadu Nurul Fikri, berkunjung ke Pusat Penelitian Informatika (P2I) LIPI, Cibinong-Bogor. Turut serta dalam kunjungan tahun ini dari Ketua STT Terpadu Nurul Fikri yaitu Dr. Lukman Rosyidi, S.T., M.M., M.T., Dosen STT-NF, Karyawan STT-NF, dan seluruh mahasiswa-mahasiswi angkatan 2015 dan 2016 STT-NF.

Dengan dipandu oleh Ketua Laboratorium High Performance Computing (HPC) yaitu Bapak Zaenal. HPC P2I LIPI memiliki layanan teknologi yang terbaru seperti Rendering Farm, Big Data Analytics and Machine Learning, dan Computational Sciences. Beliau menjelaskan mengenai Computer Cluster dari sisi penggunaan dan kebutuhannya. Selain itu, HPC Service menyediakan layanan gratis untuk penggunanya. Target pengguna diantaranya adalah Peneliti, Akademisi, dan Industri. Layanan ini bisa dilihat diwebsitenya http://grid.lipi.go.id/.

Setelah penjelasan dari Bapak Zaenal, semua mahasiswa-mahasiswi digiring ke ruang Laboraturium Komputasi Berkinerja Tinggi P2I LIPI untuk melihat super komputer dan server. LIPI juga menyediakan E-layanan Sains Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia untuk bahan pelatihan kerja praktik dan tugas akhir. Selain Bapak Zaenal ada Bu Hani, calon peneliti LIPI menjelaskan mengenai rolling data dan riset.

Antusias dari mahasiswa-mahasiswi STT-NF sangat baik terbangun dan terbukti keingintahuan tentang teknologi IT di LIPI, mereka aktif menanyakan hal-hal tersebut. “Harapan kedepannya dari STT Terpadu Nurul Fikri tidak hanya mengadakan kunjungan studi ekskursi saja, tetapi terjalin kerjasama untuk program magang dan tugas akhir juga. Dan ada pertemuan selanjutnya dalam bentuk kerjasama riset ataupun penelitian masyarakat dari STT-NF”, ungkap Bapak Zaenal.

Published in Kegiatan Kampus
%AM, %09 %193 %2018 %03:%Nov

Kuliah Umum 2018 STT Nurul Fikri

Sekolah Tinggi Teknologi Terpadu Nurul Fikri (STT-NF) telah mengadakan kuliah umum pada hari Sabtu tanggal 6 Oktober 2018, di Auditorium Kampus B2 STT-NF. Kuliah umum ini diisi oleh Ketua Indonesia 5G Forum, Ketua Bidang 5G, CEO Cloudtech dan IoT Masyarakat Telematika yaitu Dr. Sigit P.W Jarot, MSc. Kuliah umum ini juga dihadiri oleh Ketua Yayasan Terpadu Nurul Fikri, Dr. Rudi Lumanto. Selain Ketua Yayasan dihadiri oleh Ketua Program Informatika & Sistem Informasi, dan Ketua Wakil Ketua 3 serta kurang lebih 100 mahasiswa-mahasiswi STT-NF.

Tema kuliah umum tahun 2018 ini adalah “Indonesia Menyongsong Era Ekonomi Digital Antara Peluang dan Tantangan”. Beberapa isi dari kuliah umum ini menerangkan bahwa manusia dengan teknologi akan selalu bersinggungan. “Why-nya adalah Manusia, sedangkan How-nya adalah Teknologi”, tutur Pak Sigit.

Industri ekonomi digital di Indonesia bisa dibilang sangat menggeliat. Hal ini ditandai dengan tumbuh pesatnya berbagai perusahaan rintisan (start-up) yang berbasis aplikasi. Oleh karena itu, melihat potensi yang besar di Indonesia bukanlah sebuah mimpi yang tidak mungkin dicapai. Tantangannya adalah bagaimana kita sebagai masyarakat Indonesia dapat menerima peluang tersebut. 

Published in Kegiatan Kampus

(Jaksel), 25/10 telah terlaksana Seminar Literasi Informasi Bagi Remaja di Era Revolusi Industri 4.0 sebagai media penumbuh budaya membaca. Berlokasi diKampus B2, STT Nurul Fikri. Dalam memperingati Bulan Bahasa 2018 Perpustakaan Sekolah Tinggi Teknologi Terpadu Nurul Fikri (STT-NF) mengadakan acara dengan tema “Membumikan Literasi Informasi Dalam Karya”.

Seminar Literasi Informasi Bagi Remaja di Era Revolusi Industri 4.0 menghadirkan pembicara dari seorang pemulia buku yang sangat terkenal dengan acaranya Membaca Itu Nikmat, beliau adalah Bapak Adi Wahyu Adji.

Acara dihadiri oleh sebagian besar mahasiswa baru 2018 berlangsung dengan sangat informatif. Materi disampaikan pertama kali dengan memperlihatkan video mengenai literasi informasi di Indonesia saat ini dan negara-negara di dunia yang cukup memprihatinkan.

Hal ini yang kemudian menjadi perhatian agar remaja jangan sampai menjadi generasi yang terlewatkan oleh sebuah buku karena di era revolusi industri masuk pada eranya distruption, terjadinya overload informasi, serta skills dimasa depan yang membutuhkan penyelesaian masalah yang cepat dan tepat, salah satu caranya adalah kita sebagai remaja harus banyak membaca buku dan pengetahuan lainnya.

Membaca akan menjadi kegiatan yang menyenangkan jika sudah ditumbuhkan dalam diri sendiri. Tips ringan yang dibagi oleh Bapak Adji dalam menumbuhkan minat baca yakni motivasi berkenaan dengan mindset membaca yang benar, pengetahuan yang mencakup ilmu baca, serta kebiasaan dalam daya baca, misalnya seperti one week one book”, tutur Pak Adji.

Pak Adji juga membagikan sebuah link e-book yang dapat diunggah oleh peserta seminar yang hadir untuk bahan bacaan dimanapun dan kapanpun. Hal tersebut dapat menumbuhkan minat baca yang dapat ditanamkan dalam diri sedini mungkin. Harapannya untuk remaja milenial saat ini terus bersemangat dan meningkatkan minat baca, kualitas berbahasa Indonesia.

Published in Kegiatan Kampus

Senin (1/10), STT Nurul Fikri mengunjungi PT Ctech Labs Edwar Technology sebagai bentuk mempererat tali silaturahmi dari beastudi STT Nurul Fikri kepada salah satu donatur setianya. Bapak Andrie sebagai salah satu dari Manager menyambut hangat kedatangan pihak STT Nurul Fikri. Dalam pertemuan tersebut, pihak kampus banyak berbincang dalam menciptakan produk inovatif dan karya bangsa.

Idealisme mahasiswa di kampus dalam menciptakan produk yang inovatif dan memberi solusi harus di perjuangkan dan di maksimalkan, namun pada saat berada di lapangan, kondisinya terbalik dan hal inilah yang terjadi di Indonesia.

Doa serta harapan dari kampus bersama rekan-rekan penerima beasiswa di STT Nurul Fikri untuk PT Ctech Labs Edwar Technology ini agar produk yang telah dihasilkan dapat dilegalkan di Indonesia. Salah satu produknya adalah solusi dalam menyelesaikan penyakit kanker yang di derita kebanyakan masyarakat saat ini, ujar Mifta salah satu mahasiswa penerima beasiswa.

Pak Andrie pun memberikan pesan kepada semua, “Kita sama-sama berkolaborasi dan terus berjuang memberikan yang terbaik untuk bangsa ini”. Ada kabar baik yang disampaikan oleh Pak Andrie yaitu PT Ctech Labs Edwar Technology membuka kesempatan magang mulai dari jenjang SMA/K, S1, S2 dan S3 untuk bisa belajar bersama membuat karya yang inovatif dan memberi solusi untuk masyarakat. Kesempatan ini juga terbuka lebar untuk mahasiswa/i STT Nurul Fikri.

Published in Kegiatan Kampus

Program mentoring dan IT Club adalah program unggulan dari STT Nurul Fikri. Kegiatan non akademik mahasiswa yang bertujuan untuk mengembangkan karakter dan skill mahasiswa sesuai VISI STT NF Pada tahun 2025 menjadi Sekolah Tinggi Teknologi yang unggul di Indonesia, Berbudaya Inovasi, Berjiwa Teknopreneur, dan Berkarakter Religius

Tujuan mentoring ini adalah untuk meningkatkan mutu kualitas karakter mahasiswa dalam bidang pemahaman dalam nilai-nilai agama untuk pembentukan akhlak dan jiwa yang religius, sedangkan tujuan IT Club adalah sebagai wadah untuk mengembangkan minat bakat serta potensi hardskill IT yang dimiliki setiap mahasiswa STT Nurul Fikri.

Pada akhir bulan September 2018 dan awal bulan Oktober 2018, para mentor dan pengurus IT Club mengadakan pertemuan untuk mempersiapkan masing-masing programnya yang setiap tahun selalu berjalan dengan rutin. Pada program mentoring mengadakan dauroh mentor di Kampus B STT Nurul Fikri, begitupun dengan IT Club seperti Mudeng, Nets, Robotic, Xonin Studio, dan DSC yang mempersiapkan masing-masing fokus pada bidangnya.

Fokus bidangnya antara lain seperti Multimedia dan Design Grafis, Game Development, Android dan Web Programming, Robotic dan Networking. Beberapa IT Club STT Nurul Fikri telah menjalin kerjasama dan relasi dengan Perusahaan dan Instansi ternama seperti Google dan Mikrotik, sehingga berkesempatan mengadakan Sertifikasi Nasional/Internasional untuk mahasiswa STT Nurul Fikri yang bergabung dengan IT Club.

photo 2018 10 05 16 55 08

Published in Pojok Mahasiswa

Dalam rangka memperingati Hari Koperasi 12 Juli, PT SKK - Perseroan milik koperasi, Tanibox dan komunitas BlankOn menyelenggarakan acara Sarasehan Teknologi Informasi untuk Gerakan Koperasi Indonesia bertema “Teknologi BLOCKCHAIN untuk Koperasi”. Koperasi masa kini, apalagi ke depan, mau tidak mau harus memanfaatkan dan menerapkan teknologi informasi (TI) yang telah berkembang sedemikian pesat dan masif, jika tidak ingin tertinggal, mengalami kemunduran, bahkan bisa jadi lenyap.

Selasa (10/7), Pembukaan acara dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi dan KUKM Provinsi Bali, dihadiri oleh 40 peserta dari Kepala bagian, Staf Manager IT, General Manager, Pengurus dan Pengawas Koperasi juga dihadiri oleh 72 orang lebih dari 40 orang yang diundang, berasal dari beberapa wilayah di Indonesia, seperti Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Lampung, Babel, Jabar, Jatim, Bali sendiri, bahkan luar negeri yaitu Timor Leste tersebut, menghadirkan nara sumber pakar TI dari Jakarta, Bandung, Jawa Tengah dan Jawa Timur; Pengembang BlankOn dan komunitas FLOSS Indonesia; PT Sakti Kinerja Kolaborasindo, yaitu perseroan milik koperasi, didirikan oleh beberapa Koperasi (CU, Kopdit, KSP) sebulan lalu di Probolinggo.

Pembicara pertama oleh Rusmanto Maryanto (Dosen Teknologi dan Sistem Informasi Sekolah Tinggi Teknologi Terpadu Nurul Fikri (STTNF)) membahas tentang Teknologi BLOCKCHAIN untuk Koperasi, berbicara tentang Blockchain dari dasar, cara kerja, istilah, teknologi yang digunakan Blockchain dan ide kolaborasi yang dapat digunakan oleh koperasi. Rusmanto, narasumber dari pengurus Asosiasi Open Source Indonesia memaparkan bahwa blockchain adalah teknologi masa depan untuk data yang sangat besar dan kompleks, terdistribusi sehingga tersederhanakan, terkontrol, aman dan fair. Koperasi bisa menerapkan teknologi ini untuk berbagai transaksi antar dan antara anggota, antar dan antara lembaga koperasi secara aman dan fair, tanpa harus melalui pihak ketiga seperti bank dan sebagainya. Lebih jauh, beliau mengatakan bahwa teknologi blockchain telah diterapkan oleh asosiasi Credit Union di Amerika (CUNA dan MWCUA) dengan membentuk CULedger.

photo 2018 07 16 09 33 51

Pembicara kedua membawakan tema Kolaborasi Koperasi dan Komunitas FLOSS Indonesia, narasumber: Firdaus Putra, beliau memulai dengan membuka data dan fakta yang terjadi di dunia sekaligus bagaimana gagasan berkolaborasi antara Koperasi dan Komunitas FLOSS mewujudkan demokrasi ekonomi yang tidak lagi dipegang oleh 1 orang melainkan semua anggota koperasi. Pendiri dan CEO Kopkun Institute tersebut mengusulkan agenda strategis koperasi mendatang antara lain: konsolidasi pasar bersama melalui teknologi keuangan, rekayasa kelembagaan koperasi melalui pemekaran, dan kolaborasi multipihak.

Pembicara ketiga perkenalan PT Sakti Kinerja Kolaborasindo (perseroan milik koperasi)–PT SKK-SAKTI oleh Hanna dan Tim SiCUNDO-SAKTI yang memperkenalkan sebuah Aplikasi SAKTI.Link yang merupakan aplikasi untuk anggota yang terdaftar di koperasi dimana koperasi tersebut menggunakan SAKTI.Online. SAKTI.Link mempermudah anggota untuk mengakses informasi saldo rekening ponsel, pembayaran SAKTI.Pay, cek transaksi SAKTI.Pay, dll. Adapun proses registrasi yang mudah menggunakan KTP/SIM untuk identitas resmi dan mendapatkan token yang dikirimkan melalui sms dan mendapatkan Cashback setelah diminta untuk registrasi aplikasi sakti link.

Dan pada kesempatan berbeda dihari kedua Endy Chandra, Direktur PT SKK memperkenalkan MyCOOP, salah satu produk PT SKK. Di dalamnya ada berbagai fitur yang bisa dimanfaatkan oleh koperasi mana pun dan anggotanya untuk saling terhubung dan bertransaksi secara mudah dan aman. Misi besarnya adalah bagaimana membuat koperasi Indonesia besar, menyatu dalam perbedaan dan kuat.

Pembicara keempat oleh Ibu Retno Ika (CPO dari TaniBox), memulai dengan memperkenalkan TaniBox sebagai perusahaan terintegrasi teknologi menerapkan Blockchain dan IoT, menyajikan data problem yang terjadi disitu timbul peluang dan potensi koperasi di sektor Agrikultur. Produsen (petani, koprasi petani, pengusaha agri kulture) Mitra (terlibat dalam membantu proses Produsen) hingga sampai ke tangan Konsumsi, dan sebagian belajar dari ahli di bidang teknologi dari negri tetangga Estonia (Sebelah selatan Finlandia).

Fenomena dihari kedua, Pesta Rilis BlankOn XI Uluwatu. Tim BlankOn membuat 2 sesi dimana sesi awal dijelaskan oleh Estu Ferdani selaku manajer rilis BlankOn XI Uluwatu yang menjelaskan tentang awal BlankOn, komposisi Tim Pengembang dan Proyek dimana hasil dari komunitas BlankOn adalah mencetak SDM yang kompeten dari bidang melalui kontribusi di Proyek Open Source. Dilanjutkan oleh pembicara kedua dari Tim Humas Blankon dimana menjelaskan Fitur-fitur terbaru BlankOn XI Uluwatu yang baru Rilis Bulan Mei 2018, tantangan pemanfaatan teknologi di global yang serba cepat dan kolaborasi yang dapat terjalin dengan koperasi. Mahasiswa STTNF yang ikut serta berperan dalam komunitas ini adalah Herpiko sebagai Koordinator Riset di BlankOn dan Slamet Santoso sebagai Koordinator Humas di BlankOn.

photo 2018 07 16 09 33 53

Rilis BlankOn XI Uluwatu oleh komunitas FOSS (free open source software) rupanya memberi aksen atas semangat demokrasi, kemerdekaan dan kejujuran dalam membangun keadaban ekonomi koperasi.

Referensi sumber:
https://baliberkarya.com/index.php/read/2018/07/12/201807120002/Teknologi-Informasi-Keharusan-bagi-Koperasi.html
https://docs.google.com/document/d/1PavVtmKCvzTTV5XPpq_Zr-bB5ASXTcwyhwOKSFJgVX4/edit
https://play.google.com/store/apps/details?id=io.db.saktiAnggota&hl=in

Published in Kegiatan Kampus

Merantau untuk berkuliah di STT Nurul Fikri tentunya harus siap dengan kehidupan mandiri, salah satunya kos. Bagi mahasiswa baru (maba) yang masih mencari-cari kos, ada tips dari senior yang patut dicoba.

Desyifa (23) warga Tasikmalaya mahasiswi STT Nurul Fikri Jurusan Sistem Informasi yang sudah hidup di sekitar lingkungan STT Nurul Fikri selama 3 Tahun, berbagi salah satu tipsnya untuk mencari kos. Dulu, Desyifa termasuk maba yang terlambat mencari kos karena banyak kos-kosan yang penuh. “Dulu nyari kos susah, saya belum terlalu kenal wilayah di sekitar STT Nurul Fikri,” kata Desyifa.

Tidak berhenti sampai di situ, Desyifa berusaha mencari kos lain dengan bertanya ke orang-orang yang ada di sekitar STT Nurul Fikri. Selama beberapa bulan mencari dengan leluasa, ternyata ada juga kos yang nyaman dan cocok dengan Desyifa. “Saya terus tanya ke orang-orang sekitar hingga akhirnya pun dapat yang pas,” ujarnya.

Kini Desyifa pun kos di sekitar dekat STT Nurul Fikri dengan lingkungannya yang aman dan strategis. Biaya kos kisaran Rp 450-600 ribu per bulan, jumlah rata-rata harga kos di sekitar STT Nurul Fikri. “Fasilitasnya kamar mandi dalam, dapur umum, TV umum. Kamarnya luas,” pungkas mahasiswi yang sedang mengambil Skripsi Tugas Akhir itu.

Senada dengan Desyifa, Khusnul Khotimah (22) warga asal Wonogiri juga mencari kos dengan banyak bertanya kepada orang-orang. Sempat berpindah-pindah tempat karna mencari yang nyaman. Rata-rata harga kos segitu dengan fasilitas yang baik,” ujar Khusnul.

Di kawasan STT Nurul Fikri memang banyak sekali terdapat rumah kos dan kontrakan mulai dari harga yang murah sampai yang mahal. Rata-rata harga kontrakan di sekitar STT Nurul Fikri kisaran Rp 750 ribu-1 jutaan per bulan dengan fasilitas yang baik. Tipsnya jika ingin mencari harga yang terjangkau dengan fasilitas yang baik datang lebih awal sebelum masa perkuliahan dimulai karena perlu kecocokan diri dengan lingkungan.

Sekedar informasi di Tahun ini STT Nurul Fikri telah menyediakan Asrama untuk mahasiswa maupun Asrama untuk mahasiswi dengan harga yang terjangkau yaitu Rp 500 ribu per bulannya dengan fasilitas kamar yang luas, kamar mandi dalam, dapur umum dll. Selain itu kelebihan dari Asrama STTNF adalah adanya pembinaan karakter untuk mahasiswa asrama. Asrama ini juga terbuka untuk umum tidak hanya diperuntukan bagi mahasiswa-mahasiswi STT Nurul Fikri tetapi untuk mahasiswa-mahasiswi lain dapat menikmati fasilitas yang baik dengan harga yang terjangkau dan lokasinya yang strategis.

photo 2017 12 08 11 04 39

Published in Pojok Mahasiswa

Belum lama ini keluarga besar STT Terpadu Nurul Fikri bersuka cita atas lahirnya wajah - wajah baru Dewan Mahasiswa (DPM) Kampus STT Terpadu Nurul Fikri. Tercatat ada 20 anggota yang terdiri dari 10 pengurus inti dan 10 staff. Pada tanggal 20 Februari 2018 lalu anggota baru DPM ini dilantik dan diresmikan langsung oleh ketua PLT STT Terpadu Nurul Fikri, Ahadiyat, S.Sos, M. M.

            Tercatat nama Zaki Mahfudz Hamadah sebagai ketua dewan perwakilan mahasiswa yang baru. Tentu saja bukan hanya wajah – wajah baru yang mewarnai DPM ini, tapi juga program – program serta kebijakan baru membentuk tubuh daripada DPM ini dan tentunya harus menjadi Kartu AS untuk perubahan STT Terpadu Nurul Fikri ke arah yang lebih baik. diantara kebijakan itu adalah sebagai berikut :

  1. SOP Aksi Masa

Salah satu program baru DPM 2018 ini adalah menerapkan SOP untuk kegiatan Aksi Masa. DPM akan menerapkan standar operasional dan aturan bagi seluruh mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri yang ikut serta dalam Aksi/Demonstrasi. Standar yang di terapkan diantaranya adalah seberapa besar manfaat dari Aksi yang dilaksanakan, aturan – aturan dalam aksi, dan pelaturan penggerakan masa.

  1. FORSIMA

Program baru DPM 2018 selanjutnya adalah membawahi dan menanggungjawabi kegiatan FORSIMA (Forum Silaturahmi Mahasiswa). Dengan mengepalai kegiatan ini, DPM diharapkan bisa menerima keluhan dan saran dari mahasiswa yang nantinya akan didiskusikan untuk dicari solusinya.

            Selain dari dua program baru tadi, DPM 2018 juga memiliki sejumlah program baru lainnya yang tentunya akan menjadi perubahan di dunia perkampusan STT Terpadu Nurul Fikri, seperti yang dikatakan oleh ketua DPM 2018, Zaki M.H “Selain dari dua program itu, kami juga memiliki sejumlah program unggulan lainnya yang tentunya akan membawa perubahan di kampus ini.” Ujarnya pada saat pers DPM selasa, 06 Februari 2018. Sebagai ketua, Zaki memiliki keyakinan dengan DPM akan membawa kampusnya menjadi lebih baik lagi. “dengan program ini kami harap dan yakin akan membawa kampus ke arah yang lebih baik lagi.” Lanjutnya.

            Siapapun pemimpinnya, sebagus apapun programnya, jika hanya menjadi bualan saja, maka tak akan berdampak apapun. Tentunya selain daripada kebijakan dan program unggulan, diharapkan DPM 2018 ini dapat merealisasikannya dilapangan sehingga semua hal yang menjadi harapan Bersama dapat tercapai dan tentunya dapat membawa kampus tercinta ini kearah yang lebih baik lagi.

Published in Kegiatan Kampus

Alfian Rahmatulloh atau biasa disapa Alfian merupakan salah satu mahasiswa di STT Terpadu Nurul Fikri jurusan Teknik Informatika semester 5. Alfian Berdarah suku jawa, lahir di Lamongan pada tanggal 12 September 1997. Alfian menceritakan kisah mengapa bisa mengenal dan menjadi keluarga di STT Terpadu Nurul Fikri dalam menempuh pendidikan. Semua itu bermula disaat seorang dosen yaitu Pak Henry Mgs (Almarhum ) yang memberikan rekomendasi STT Terpadu Nurul Fikri sebagai tempat kuliah yang tidak hanya bagus dalam teknologi namun juga memiliki visi character building campus, melalui Dosen tersebut alfian tertarik dan mendaftar di STT Terpadu Nurul Fikri hingga akhirnya melanjutkan jenjang pendidikan di STT Terpadu Nurul Fikri.

Mendapatkan pengalaman dan teman baru merupakan hal berkesan yang didapatkan selama berkuliah di STT NF sendiri. Pengalamannya bertambah ketika mengikuti organiasasi di BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) sehingga membuat dirinya dapat mengerti dan memahami bagaimana karakter teman – temannya, membangun dan menyelesaikan tugas dan acara, mengambil keputusan, dan melatih kepemimpinan.

Tidak hanya aktif di BEM STT-NF, Alfian juga seorang aktifis IT Club Desain Mudeng dan Editing Video STT-NF. Sosok Alfian sendiri merupakan mahasiswa yang pantang menyerah dalam membangun dan melakukan suatu kegiatan, dan memiliki keinginan kuat untuk mencapai perubahan yang diterapkanya. Melalui IT Club sendiri Alfian telah menciptakan berbagai pelatihan yang cukup sangat bermanfaat bagi banyak orang, adanya IT Club Design di kampus, membuat mahasiswa merasa terbantu dengan pelatihan yang sudah diselenggarakannya.

Saat ini, kesibukan Alfian menjadi Programmer di Startup Daeng. Daeng merupakan Stratup baru yang masih terus berkembang dan bergerak pada bidang teknologi. Alfian memiliki kemampuan Programming dengan mengikuti berbagai pelatihan mulai dari junior web developer yang diadakan di bpptik, android kejar selama 3 kali, dan web standar yang diadakan di STT NF. Menurutnya pelatihan tersebut menjadikan dirinya telah cukup handal dan profesioanal dalam menerima berbagai job seperti mengajar, membuat video bahkan membuat aplikasi yang sangat cukup sulit dalam pengerjaannya.

Alfian pernah mengikuti Perlombaan Google Firabase Hackaton. Firebase adalah Teknologi Google yang digunakan untuk mengupdate data secara realtime. Alfian mendapatkan kesempatan dan pengalaman yang pengalaman berharga ketika mengikuti kompetisi tersebut, mulai dari mendapatkan fasilitas yang memadai, materi dan wawasan yang berharga, rasa berkompetisi yang tinggi antar tim serta menambah wawasan tentang teknologi Firebase yang langsung dijelaskan oleh pihak Google.

Published in Kisah dan Curhat

Rabu 27 Desember 2017, Beasiswa Jakarta telah melakukan peresmian penerimaan Beasiswa Jakarta kepada seluruh Mahasiswa di Jakarta di Balai Kota Jl Merdeka Jakarta. Acara tersebut diresmikan oleh gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Pada acara tersebut Gubernur Jakarta menyampaikan bahwasannya beasiswa tersebut dibiayayai dari uang masyarakat dan kembali untuk membiayai masyarakat lagi, diharapkan para mahasiswa yang ikut hadir dalam peresmian tersebut setelah menjadi sarjana dan sudah cukup mampu dalam dunia pekerjaan, dapat memberikan beasiswa serupa kepada generasi penuntut ilmu selanjutnya. Pidato singkat yang diberikan oleh gubernur DKI sendiri memberikan kesan yang cukup mendalam.

Beasiswa Jakarta merupakan salah satu program pendidikan di Provinsi Jakarta. Dibentuk dan diperkenalkan sejak tahun 1952 dan terus berkembang hingga saat ini. Beasiswa Jakarta sendiri membantu membiayai program pendidikan para pelajar dan mahasiswa yang ada diseluruh provinsi Jakarta. Program beasiswa yang ditawarkan sendiri meliputi beasiswa reguler, beasiswa Skripsi, Beasiswa Tesis dan Beasiswa Disertasi.

STT Terpadu Nurul Fikri merupakan salah satu penerima Beasiswa Jakarta, dengan delapan peserta yang mendaftar dan lulus pendftaran seleksi. Didampingi oleh kemahasiswaan Bapak David menghadiri acara peresmian tersebut. Pada kesempatan tersebut Pak David mengharapkan pendaftar beasiswa Jakarta untuk pendafataran selanjutnya akan terus bertambah dan antusias dalam mengikuti program beasiswa Jakarta selanjutnya.

Published in Pojok Mahasiswa