×

Peringatan

JUser: :_load: Tidak dapat memuat pengguna denga ID: 986

%AM, %13 %367 %2016 %07:%Mei

Kuisioner Mahasiswa STT NF

Bidang Advokasi Kesejahteraan Mahasiswa BEM STT NF menyebarkan kuisioner pada semua mahasiswa STT NF pada Kamis (28/4) lalu, Adkesma sendiri merupakan bidang yang bertugas untuk memperhatikan kesejahteraan mahasiswa. Kesejahteraan bukan berbentuk materi, namun keleluasaan mahasiswa dalam beraktifitas di kampus, Adkesma sebagai sarana advokasi atau jembatan untuk mahasiswa dan unit kemahasiswaan kampus, merangkul dan menampung seluruh aspirasi mahasiswa.

Kuisioner yang disebar bertema “Fasilitas dan Peraturan yang ada di Kampus“. Kuisioner ini merupakan salah satu program kerja yang direncanakan akan dilaksanakan setiap tiga bulan. Kuisioner kali ini bertujuan utama untuk mengetahui seberapa besar mahasiswa mengetahui tentang peraturan yang ada di STT NF dan tingkat tercapainya keberhasilan kampus menyediakan fasilitas untuk mahasiswa.

Masih ada beberapa mahasiswa yang belum mengetahui seluruh peraturan di STT NF. Terbukti masih ada mahasiswa yang menanyakan suatu perkara, padahal sudah jelas ada larangan atau peraturannya. Setelah direkap nanti hasil kuisioner akan dikaji, serta disampaikan dan didiskusikan kepada pihak Kemahasiswaan. Diskusi dilakukan untuk memecahkan masalah yang ada serta berupaya untuk memenuhi tuntutan mahasiswa.

Lalu hasil diskusi akan ditindak-lanjut melalui pengumuman dalam bentuk infografis atau poster yang akan ditempelkan di mading kampus. Dengan kuisioner ini, pihak kampus dapat mengetahui tingkat keberhasilan dalam menyediakan fasilitas dan pelayanan. Jika adanya kekurangan dapat segera diperbaiki.

“Jika dalam tiga kali kuisioner tuntutan mahasiswa belum terlaksana, maka akan didiskusikan bersama dalam dialog akbar,“ ujar Prana Yanuar Dana, salah satu pengurus BEM bidang Adkesma. (Ratih Septia Giri)

Published in Pojok Mahasiswa

Setelah sibuk dengan berbagai aktivitas kampus, pada awal Mei mahasiswa STT NF menghabiskan waktu libur untuk bermain badminton bersama di lapangan Golden Stick. Kelapa Dua, Depok. Main Badminton Bareng merupakan acara yang dirancang Bidang Olah Raga BEM STT untuk seluruh mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan mempererat tali silaturahim antar mahasiswa dan tentu saja menyehatkan tubuh. Agar terwujud raga yang sehat, maka olah raga akan dilaksanakan setiap dua pekan.

“Sebenarnya bidang kemahasiswaan mengusulkan untuk membentuk UKM Badminton, namun pengurus BEM STT NF akan melihat terlebih dahulu seberapa tinggi antusiasme mahasiswa terhadap olahraga badminton. Sehingga jika benar-benar terbentuk UKM Badminton nanti, mahasiswa yang ikut serta harus benar-benar konsisten mengelolanya,” ujar Rama, Ketua Bidang Olahraga BEM STT NF.

“Kebahagiaan sangat terasa saat berkumpul bersama teman dan sahabat dalam keadaan semua sehat. Cara menjaga tubuh agar tetap sehat salah satunya adalah dengan rajin berolahraga, minimal satu kali dalam sepekan,” jelas Rama. Jika kegiatan ini berjalan dengan baik, maka BEM dan Kemahasiswaan akan berusaha membentuk UKM Badminton. Sehingga mahasiswa dapat mengikuti kegiatan-kegiatan kompetisi di luar kampus demi mengharumkan nama STT NF.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 10.00 pada merupakan langkah perdana. Ternyata peserta yang mengikuti kegiatan cukup banyak dari setiap angkatan. Semua mahasiswa yang ikut serta menyambut dan mendukung kegiatan yang bermanfaat. Selama ini mahasiswa disibukkan oleh tugas akademis, sehingga sulit untuk mengatur waktu olahraga. Padahal tubuh dan pikiran sangat membutuhkan olahraga agar tetap prima. (Ratih Septia Giri)

Published in Pojok Mahasiswa

Indonesia menduduki peringkat keempat dalam jumlah populasi terbanyak di dunia, tetapi hal itu tidak sebanding dengan banyaknya penemuan di bidang teknologi. Penemu dari Indonesia masih terbilang sedikit dan memerlukan dukungan pemerintah untuk mengembangkannya.

Walau sedikit, penemu Indonesia mulai unjuk gigi dalam kancah internasional. Berbagai penemuan sangat bermanfaat untuk bangsa, dan bahkan untuk dunia. Berikut ini hasil karya anak bangsa yang menjadi terobosan penting di dunia teknologi dan diakui dunia.

1. Prof. Dr. Eng. Khoirul Anwar – Sang perintis 4G

Di zaman sekarang orang sangat butuh internet. Saat ini telah berkembang teknologi jaringan internet 4G berbasis Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM). Orang tak menyangka teknologi itu ternyana dirintis oleh anak Indonesia. Penemunya seorang alumni Teknik Elektro ITB, bernama Khoirul Anwar. Tak hanya menemukan ia juga pemilik paten 4G.

Selain ITB, Anwar juga lulusan Nara Institute of Science and Technology (NAIST) Jepang dan memperoleh gelar master di tahun 2005, serta doktor pada 2008. Ia penerima IEEE Best Student Paper Award of IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS) 2006, di California.

Ide awal penemuan 4G adalah mengurangi daya transmisi untuk meningkatkan kecepatan transmisi data dengan penurunan hingga mencapai 5dB saja (100.000 = 10 pangkat 5 kali lebih kecil dari teknologi sebelumnya) dan hasilnya kecepatan transmisi meningkat. Teknologi 4G tentu sangat bermanfaat bagi orang banyak karena mempermudah dan mempercepat komunikasi di seluruh dunia.

2. Onno W. Purbo – Pakar TI untuk Rakyat

Siapa tidak mengenal Onno W. Purbo? Tokoh yang terkenal sebagai pakar di teknologi informasi untuk seluruh warga. Onno Widodo Purbo lahir di Bandung, 17 Agustus 1962, merupakan lulusan Teknik Elektro di ITB pada tahun 1981 dan kemudian melanjutkan studi ke Kanada.

Banyak hasil karya yang telah dilahirkan. Terobosan paling terkenal adalah RT/RW-Net, sebuah gagasan untuk menciptakan lingkungan bernuansa teknologi yang membuat semua orang yang ada dapat dengan mudah menggunakan internet.

Selain itu ia juga tampil sebagai penulis di bidang informasi media, menjadi pembicara seminar, konferensi nasional maupun internasional. Ia salah satu pakar open source hebat yang ada di Indonesia.

3. Iskandar Soesman – Penemu Panada Framework

Saat ini orang menggunakan internet sebagai sarana untuk berbagi informasi. Salah satu cara untuk menyebarkan informasi dengan mengunakan website. Dalam dunia website terdapat banyak framework yang digunakan oleh para programmer.

Di Indonesia ada seorang pemuda yang berhasil menciptakan framework sendiri dan digunakan oleh website terkenal seperti Detik.com. Ia adalah Iskandar Soesman, sang penemu Panada Framework. Iskandar seorang sarjana Sosiologi di Universitas Indonesia yang beralih profesi menjadi programmer.

Panada dibuat sesederhana mungkin tetapi tidak begitu saja mengabaikan performa. Panada mampu menerima 1.012,87 permintaan per detik. Jumlah ini jauh lebih besar dari CodeIgniter, Yii2, bahkan Laravel. Panada diklaim sebagai framework yang ringan, cepat, natural, aman, open source, dan united coder.

Itulah sebagian profil para ahli TI asal Indonesia yang membuka mata dunia bahwa orang Indonesia pun mampu berkarya jempolan. STT NF sebagai salah satu kampus yang berbasis teknoprneur turut membantu memberikan edukasi dan perkuliahan berkualitas. Tujuannya untuk mencetak generasi TI yang bisa bersaing dan menciptakan produk teknologi laris di masyarakat dunia. Maju terus generasi muda TI Indonesia. (Muhammad Abdul Karim)

Sumber: id.techinasia.com/orang-indonesia-berprestasi-bidang-teknologi-kancah-internasional

Published in Pojok Mahasiswa
%AM, %02 %507 %2016 %11:%Mei

Reborn SENADA STT-NF

Setelah dilantik sekitar tiga bulan yang lalu, akhirnya LDK (Lembaga Dakwah Kampus) SENADA STT-NF mengadakan kegiatan Grand Lounching pengurus baru. Acara keren itu dinamakan Reborn dengan tujuan memperkenalkan SENADA STT-NF kepada seluruh elemen kampus. SENADA STT-NF telah hadir untuk menghiasi syiar islam di kampus teknopreneur.

Kegiatan dilakukan pada hari Rabu (27/4) di Auditorium Kampus B STT-NF dengan tema "Berkarya.Berinspirasi dalam Dekapan Dakwah Penuh Cinta Ukhuwah". Hadir seluruh pengurus SENADA STT-NF, perwakilan BEM STT-NF, perwakilan DPM, dan mahasiswa STT-NF. Selain itu datang pula perwakilan dari beberapa LDK yang berlokasi di Depok dan Jakarta.

Reborn dimulai pukul 16.00 dengan pembacaan Al Qur'an oleh Aufa Billah (TI2015) dan langsung dilanjutkan dengan sambutan sekaligus perkenalan SENADA STT-NF oleh Ketua SENADA STT-NF, Muhammad Natsir (TI2013). Dalam sambutannya, Natsir berpesan: "Kepada seluruh pengurus SENADA STT-NF agar lebih kompak lagi dalam menyiarkan kampus STT-NF."

Acara dilanjutkan dengan pemberian materi dari Hardy Agusman (Corps Dai Dompet Dhuafa, Divisi Layanan Dakwah Internasional). Hardy menegaskan, "Perbedaan dalam sebuah organisasi menjadi hal yang lumrah. Tanpa adanyanya perbedaan, maka organisasi tidak akan berjalan dengan baik karena tidak ada inovasi baru yang didapatkan." Faktor terpenting adalah bagaimana cara mengelola perbedaan itu menjadi sesuatu hal yang bermanfaat untuk orang banyak.

Selain itu, Hardy mengatakan bahwa di dalam Al Qur'an, Allah telah memberitahu kita tentang cara mendapatkan kemenangan/kesuksesan. Pertama, yakni kembali kepada Allah (at Taubah), selanjutnya dengan merapatkan barisan (as Shaf), dan terakhir Allah akan menjanjikan Al Fath, yakni kemenangan.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan puisi dari Wahyu Caesar (SI2015). Ia membawakan puisi yang berjudul 'Apakah Sampai Padamu Berita tentang Mahanazi?' karya Helvy Tiana Rosa. Puisi ini menceritakan tentang kekesalan seseorang Muslim terhadap orang-orang yang mengacuhkan Palestina. Sebelum ditutup acara dilanjutkan dengan penampilan nasyid yang dibawakan oleh Agung Prayoga (TI2015) dan Wahyu. [Muhammad Abdul Karim]

Published in Pojok Mahasiswa

Jakarta, sabtu (23/4) dalam rangka mempererat tali silaturahim Alumni STT NF, kepala kemahasiswaan STT NF mengadakan urun rembuk pembentukan ikatan alumni STT Terpadu Nurul Fikri di Kampus B STT NF.

Pertemuan ini dimaksud untuk memilih dan menentukan struktur ikatan alumni berikut dengan nama ikatan alumni. Pembentukan Ikatan Alumni STT NF ini merupakan sebuah langkah penting yang harus dilakukan untuk menyatukan kembali para lulusan yang sudah tersebar di seluruh Indonesia.

Dari delapan orang peserta hadir terjadi diskusi yang cukup hangat dan apa akhirnya terpilihlah Hendra Adityawijaya menjadi Ketua Ikatan Alumni dan Edo Riansyah sebagai Sekjen. Setelah terpilihnya ketua dan Sekjen, akan dibentuk dewan formatur untuk menentukan struktur pengurus dan merancang program.

Isdhama dalam sambutannya menjelaskan, diharapkan dengan terbentuknya ikatan alumni STT Terpadu Nurul Fikri berserta pengurus bisa melakukan tiga hal, antara lain: terjaganya hubungan silaturahim antar alumni, saling terikatnya alumni dengan almamater, dan keterikatan alumni dengan masyarakat. Selain itu juga, diharapkan Para Alumni dapat berbagi informasi, pengalaman, ilmu dan pengetahuan dari masing-masing bidang pekerjaannya saat ini untuk disalurkan kepada para mahasiswa dan fresh graduate. (Krisna Panji)

Published in Kegiatan Kampus
%PM, %17 %991 %2016 %22:%Apr

Mahasiswa Berprestasi STT NF

Untuk mengapresiasi prestasi akademik dan kreativitas para mahasiswa, STT NF memberikan pengghargaan terhadap 20 mahasiswa di sela acara kuliah umum pada Jumat (8/4) di auditorium Kampus B. Penghargaan diberikan kepada para mahasiswa yang mendapatkan nilai minimal A- dan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,7. Penghargaan juga diberikan kepada mahasiswa yang mencetak prestasi yang telah didapatkan dalam kegiatan atau perlombaan nasional untuk mengharumkan nama STT NF.

Mahasiswa yang berhasil mendapatkan penghargaan sebagai mahasiswa berprestasi pada semeter genap tahun ajaran 2015/2016 berasal dari Program Studi Sistem Informasi dan Teknik Informatika, yaitu:

1. Afifah Sausan (SI/2015)
2. Desyfa Fauziah (SI/2015)
3. Candra Ayu Lestari (SI/2014)
4. Saiful (SI/2015)
5. Dhani Fitriansyah (SI/2015)
6. Sani Zulfiah (SI/2012)
7. Syahrul Huda (SI/2012)
8. Mukhammad Agus (TI/2012)
9. Arrohmani (TI/2015)
10. Agung Prayoga (TI/2015)
11. Choniyu Azwan (TI/2015)
12. Nirma (TI/2015)
13. M. Isfahani Ghiyath (TI/2015)
14. M. Abdul Karim (TI/2015)
15. Aufabillah (TI/2015)
16. Hendra Sasmita (TI/2012)
17. Nurul Azizah (TI/2015)
18. Taufiq Abdullah (TI/2013)
19. Irfan Prasetyo (TI/2013)
20. Yunita (TI/2015)

Tujuan pemberian penghargaan adalah mendorong prestasi mahasiswa dalam bidang akademik maupun non-akademik. Selain itu, penghargaan ini juga mempermudah dalam seleksi mahasiswa berprestasi yang nantinya diikutkan dalam pemilihan mahasiswa berprestasi tingkat nasional. Setiap tahun Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi mengadakan seleksi mahasiswa berprestasi. (Ratih Septia Giri)

Published in Kegiatan Kampus
%PM, %17 %988 %2016 %22:%Apr

Pembaruan Kurikulum STT NF

Pada tahun ajaran 2016 STT NF melakukan peninjauan kurikulum untuk bahan ajar mahasiswa yang sesuai dengan tagline baru sebagai Technopreneur Campus. Istilah peninjauan atau revisi kurikulum berkaitan dengan perubahan orientasi secara mendasar. Perubahan pada esensinya identik dengan inovasi atau pembaruan. Dengan demikian, pengertian peninjauan kurikulum adalah pembaruan kurikulum ke arah yang lebih baik dan relevan dengan kebutuhan zaman. Perubahan dimaksud berkaitan erat dengan perubahan konsep, bukan pada pelaksanaan.

Perubahan kurikulum merupakan perubahan sosial (curriculum change is social change), karena menyangkut banyak variabel sosial. Perubahan itu merefleksikan perubahan-perubahan yang ada dalam masyarakat secara luas dan pendidikan pada umumnya, sehingga perubahan kurikulum juga merefleksikan perubahan sosial. Perubahan semacam ini akan berakibat pada perubahan institusi yang di dalamnya termasuk perubahan filosofi (dasar pemikiran), perubahan arah dan tujuan, serta perubahan konsep-konsep kurikulum secara mendasar.

Perubahan kurikulum itu dapat berupa substitusi, alterasi, variasi, restrukturisasi, dan orientasi baru. Kebijakan penyempurnaan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan berkaitan dengan elemen kompetensi penguasaan ilmu dan keterampilan serta kompetensi kemampuan berkarya.

Pemutakhiran ini dilakukan agar nantinya mahasiswa STT NF memiliki bekal yang cukup untuk menjadi seorang teknopreneur. Untuk mengupayakan hal itu, STT NF mengundang beberapa perusahaan teknologi informasi demi mendengarkan pendapat mereka mengenai kurikulum yang cocok dimasukkan dalam program technopreneurship. Tujuannya agar lulusan STT NF nantinya siap menciptakan lapangan kerja mandiri sebagai seorang technopreneur.

Pada diskusi kurikulum yang diselenggarakan STT NF turut hadir beberapa perusahaan yang bergerak di bidang TI, antara lain Bukalapak, Muslim Information Technology Association (MIFTA), Satria Asia, PT. Kata Pedia Indonesia, dan lain-lain. Selain itu dalam diskusi ini juga dihadirkan Alumni STT NF angkatan pertama untuk mendengarkan pengalaman mereka selama menjalani kuliah dengan kurikulum lama. Sehingga dapat dirumuskan topik apa saja yang masih belum terasa dan perlu ditampilkan dalam kurikulum baru STT NF. (Hendri Nurdiansyah)

Published in Kegiatan Kampus

Usai melaksanakan Ujian Tengah Semester (UTS) selama satu pekan (30 Maret – 5 April 2016), STT NF mengadakan Kuliah Umum yang rutin dilaksanakan setiap semester. Dalam acara ini tampil para pakar maupun praktisi di bidang teknologi informasi. Kali ini STT NF mengundang Ketua Program Studi Doktor Teknik Elektro dan Informatika STEI ITB dan Peneliti Bidang Natural Language Processing ITB, yaitu Dr. Eng. Ayu Purwarianti,ST. MT. Acara dilaksanakan pada Jumat (8/6) di Auditorium Kampus B.

Tema kuliah umum adalah "Pemanfaatan Pengolahan Bahasa Alami dalam Dunia Industri". Acara dihadiri oleh seluruh mahasiswa STT NF dan para Dosen. Semua mahasiswa harus mengikuti kuliah ini karena semua kegiatan perkuliahan dialihkan pada kuliah umum. Antusiame mahasiswa menyambut kuliah umum cukup tinggi, karena informasi yang didapat dari pembicara yang sudah memiliki pengalaman panjang di bidang TI.

Ayu menjelaskan urgensi pengolahan bahasa alami. Menurutnya, ada tiga faktor yang menjadi pendorong utama mengapa perlu pengolahan bahasa alami dalam bahasa komputer. "Perkembangan internet dengan jutaan dokumen merupakan kesempatan bagi industri dengan spesialisasi bidang Computer Language untuk mengembangkan potensi masuk ke dalam dunia industry. Selain itu keinginan manusia untuk menggunakan teknologi yang human-friendly. termasuk dalam interaksi dengan menggunakan bahasa sehari-hari atau bahasa alami turut mempengaruhi," jelas Ayu.

Faktor ketiga adalah perkembangan teknologi Computer Language sangat terkait dengan bahasa dari sebuah Negara atau daerah tertentu. Ini merupakan kesempatan bagi industri lokal untuk bersaing dengan korporasi global melalui keunikan teknologi.

Bahasa alami merupakan bahasa yang kita gunakan sehari-hari, terlepas itu bahasa dari negara atau daerah manapun yang berbeda-beda. Sedangkan bahasa komputer merupakan bahasa biner yang hanya mengenal angka 0 dan 1. Untuk menerjemahkan bahasa biner tersebut ke dalam bahasa alami diperlukan pemrograman algoritma, agar tercipta interaksi antara komputer dan manusia. (Hendri Nurdiansyah)

Published in Kegiatan Kampus

STT NF sebagai Kampus Teknopreneur memiliki tujuan mencetak Teknopreneur muda di bidang teknologi informasi, sehingga terus melakukan inovasi dan kerjasama dengan para penggiat TI di Indonesia. Pada Jum'at (8/4) lalu, STT NF melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Satria Asia, salah satu pembina bisnis pemula (start up) di Indonesia. Penandatanganan dilakukan oleh Ketua STT NF Drs. Rusmanto, MM dan Chief Strategy Officer Satria Asia, Putut Susetyo Bagus W.

Kerjasama ini merupakan rangkaian dari program inkubator STT NF untuk melahirkan Teknopreneur muda yang handal di bidang TI. "Melalui kerjasama ini para mahasiswa STT NF akan mendapatkan beberapa pelatihan, coaching, man power, dan pendanaan. Jika memungkinkan akan dilibatkan pada beberapa proyek," ujar Rusmanto. Sehingga, nantinya para mahasiswa memiliki pengalaman untuk menciptakan dan mengembangkan start up.

Satria Asia merupakan sebuah jaringan bisnis yang juga membina divisi start up. Atas dasar tersebut STT NF menilai Satria Asia sangat cocok untuk dijadikan mitra kerjasama dalam program incubator, agar nantinya bisa menghasilkan SDM yang siap menghadapi persaingan global, khususnya dalam hal bisnis kreativitas.

Putut menjelaskan, "Selain bekerja sama dengan STT NF, Satria Asia sebelumnya telah bekerjasama dengan instansi pemerintahan di bawah Kementerian Koperasi dan UKM dengan memberikan Office Space dan Virtual Office. Fasilitas itu bisa digunakan oleh start up yang dibimbing kementrian". Satria Asia membantu startup yang dibina pemerintah dalam hal bisnisnya bukan teknologinya. "Kami membantu dari segi coaching, man power hingga permodalan," lanjut Putut. Soal pengembangan teknologi, STT NF tentu lebih berkompeten. (Hendri Nurdiansyah).

Published in Kegiatan Kampus
%PM, %17 %956 %2016 %21:%Apr

Penemu Internet

Bisa dikatakan bahwa salah satu hasil perkembangan teknologi modern yang paling berpengaruh terhadap kehidupan manusia dewasa ini adalah adanya internet.Sejak pertama kali ditemukan, internet memang telah menjadi jembatan menuju pada era baru dalam kehidupan manusia. Sudah tidak terhitung lagi fungsi serta manfaat dari internet yang mampu membantu hidup kita. Hampir dalam semua sektor kehidupan saat ini membutuhkan internet.

Namun semua kemudahan tersebut tidak mungkin bisa kita nikmati saat ini jika tidak ada sosok berjasa yang telah mengembangkan internet. Siapakah tokoh tersebut? Dialah Leonard Kleinrock, ilmuan teknologi yang menemukan dan mengembangkan internet. Dengan kontribusi luar biasanya tersebut, kita saat ini bisa menikmati semua kemudahan yang ditawarkan oleh Internet.Penemuannya tersebut mempermudah aktivitas manusia dalam berkomunikasi dan mencari informasi, semua itu sangat benar-benar bermanfaat dan dibutuhkan bagi kehidupan manusia pada saat ini.

Leonard Kleinrock lahir pada tanggal 13 Juni 1934 di kota New York, Amerika Serikat. Ia memiliki ketertarikan yang cukup besar dalam dunia teknologi. Ketertarikannya tersebut membawanya masuk ke salah satu sekolah yang ada di Amerika Serikat, yang fokus dalam dunia teknologi, yaitu Bronx High School of Science pada tahun 1951.

Di sekolah tersebut, Leonard Kleinrock mengasah bakatnya dalam bidang teknologi, tidak jarang ia sering melakukan percobaan-percobaan pada jaringan komputer yang terdapat pada sekolahnya tersebut hanya untuk mengasah bakatnya.

Lulus dari Bronx High School of Science, Leonard Klienrock melanjutkan studinya di City College of New York, ia mengambil jurusan Teknik Elektro dan Ilmu Komputer. Pada tahun 1957, ia menerima gelar Sarjana Teknik Elektro dan Ilmu Komputer dari City College of New York.

Pada tahun 1959 dan tahun 1961, Leonard Klienrock membuat sebuah makalah yang berisi pertukaran paket dalam kaitannya dengan paket teknologi.

Setelah lulus dari City College of New York, Leonard Klienrock melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi, yaitu program master. Ia masuk ke Institut Teknologi Massachusetts dengan mengambil bidang yang sama dengan sebelumnya, yaitu Teknik Elektro dan Ilmu Komputer. Pada tahun 1963, ia berhasil lulus dan menerima gelar master dan doktor (Ph.D.).

Setelah menyelesaikan kuliahnya , Leonard Kleinrock bergabung dalam jajaran pengajar di Universitas California Los Angeles (UCLA). Di sana ketertarikannya pada sistem jaringan komputer semakin terasa dan di sana pula ia menjadi profesor ilmu komputer pada jurusan Teknik dan Sains Terapan. Dari tempat inilah penemuan terbesarnya lahir yaitu Internet.

Leonard Kleinrock sudah memulai menemukan dan mengembangkan internet pada saat ia masih kuliah. Tepatnya saat ia sedang menjalani program masternya di Institut Teknologi Massachusetts. Ia menulisnya dalam sebuah makalah tentang ilmu jaringan komputer yang pada akhirnya makalah tersebut menjadi konsep dasar dari internet.

Dalam makalah tersebut ia memaparkan tentang kemungkinan adanya pertukaran paket data antara satu perangkat komputer ke komputer yang lain melalui sebuah jaringan besar yang bersifat global. Pada saat itu ia masih belum menemukan tekniknya, tapi saat ia masuk ke UCLA barulah ia berhasil menemukan teknik pemecahan paket data digital yang bisa dikirimkan lewat sebuah jaringan komputer.

Arpanet adalah jaringan komputer yang dibuat oleh Advanced Research Project Agency (ARPA) dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, yang difungsikan sebagai sarana percobaan teknologi jaringan komputer terbaru pada zamannya.

Pesan pertama Arpanet dikirim oleh, mahasiswa programer UCLA Charley Kline, pada tanggal 29 Oktober 1969. Ia dibimbing oleh Leonard Kleinrock melakukan transmisi pertama menggunakan teknologi jaringan yang diberi nama Internet.

Pada saat itu, mereka sedang melakukan sebuah transmisi dari UCLA ke Stanford Research Institute yang juga merupakan tempat pengembangan program Arpanet. Pada awalnya ia berencana untuk mengirim transmisi sebuah kata, yaitu "LOGIN", namun sambungan ini hilang tepat sebelum huruf "G", jadi hanya 2 huruf yang terkirim, yaitu "LO", yang muncul pada layar di Standord Research Institute, dengan jarak 314 mil.

Walau percobaan pertama tersebut masih gagal, tapi Leonard Kleinrock senang karena ia telah berhasil melakukan transmisi jarak jauh lewat jaringan komputer pertama kali di dunia. Semenjak setelah dilakukan percobaan pertama tersebut, pengembangan Arpanet semakin dioptimalkan bahkan mendapatkan tanggapan luar biasa dari pemerintah lewat sebuah program, National Center for Supercomputing Applications (NCSA). Pada tahun 1988, Leonard Kleinrock menjadi ketua kelompok jaringan Penelitian Nasional untuk Kongres AS.

Leonard Kleinrock berhasil mendapatkan beberapa penghargaan atas dedikasinya terhadap dunia internet. Pada tanggal 29 September 2008, ia menerima penghargaan National of Sciense, sebuah kehormatan ilmiah bangsa dari Presiden George W.Bush di Gedung Putih dan juga mendapatkan penghargaan The 2007 National Medal of Science atas teori matematika jaringan data modern, dan spesifikasi fungsional switching paket. (Agung Prayoga)

Sumber :
http://www.lk.cs.ucla.edu/personal_history.html
http://internethalloffame.org/inductees/leonard-kleinrock
history-computer.com/Internet/Birth/Kleinrock.html

Published in Artikel