Hari Rabu, 18 Desember 2019 telah sukses terselenggara Rembukan Ilmiah Tiap Bulan (Rembulan) Batch 10 berlokasi di Kampus B STT Terpadu Nurul Fikri. Tema Rembulan 10 kali ini adalah "Yuk, Menulis Ilmiah dengan Baik dan Benar". Dan yang mengisi Seminar Rembulan 10 ini adalah salah satu Dosen Sistem Informasi STT-NF yaitu Ibu Yekti Wirani, ST., MTI.

Lalu untuk agenda yang disampaikan oleh Bu Yekti ada 5 point yaitu mengapa harus mempelajari metode penelitian?, Bagaimana menemukan ide-ide untuk penelitian?, Kesalahan-kesalahan apa saja yang sering terjadi pada metode penelitian?, Solusi dari kesalahan-kesalahan metode penelitian, dan Metode penelitian untuk PKM.

Yang menghadiri seminar ini adalah mahasiswa-mahasiswi aktif STT Terpadu Nurul Fikri. Harapannya semoga mahasiswa-mahasiswi setelah mengetahui cara menulis ilmiah dengan baik dan benar, bisa membuat sebuah karya ilmiah yang baik dan bermanfaat untuk semua orang.

Published in Kegiatan Kampus

Pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu kewajiban dosen untuk berkontribusi untuk negeri. Pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat merupakan elemen dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tujuannya adalah sebagai kontribusi dosen kepada masyarakat dan wahana pembelajaran mahasiswa/i STT-NF dan sudah difasilitasi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STT-NF.

Telah berlangsung empat kali pengabdian kepada masyarakat:
1. Pada tanggal 25 Oktober 2019 dengan topik "Implementasi Hotspot dan Userman di MikroTik" di SMK Harapan Bangsa oleh April Rustianto, M.T, CCIE beserta tim mahasiswa.
2. Pada tanggal 2 November 2019 dengan topik "Desain Grafis Adobe Ilustrator" di SMK Assalam oleh Hilmy Abidzar Tawakal, ST., M.Kom beserta tim mahasiswa.
3. Pada tanggal 9 November 2019 dengan topik "Pelatihan Pemrograman IoT Bagi Pemula" di Masjid Nurul Fikri oleh Dr. Lukman Rosyidi, M.M., M.T. untuk mahasiswa STT-NF.
4. Pada tanggal 23 November 2019 dengan topik "Workshop Administrasi Jaringan Dengan Mikrotik" di SMK Assalam oleh April Rustianto, M.T, CCIE beserta tim mahasiswa.
5. Pada tanggal 13 Desember 2019 dengan topik “Pelatihan Literasi Digital untuk Usia Remaja” di Masjid Nurul Fikri oleh Yekti Wirani, M.T.I beserta tim mahasiswa.
6. Pada tanggal 21 Desember 2019 dengan topik “Pengenalan Business Model Canvas dan Pengelolaan Target dengan Trello” di Kampus A STT-NF oleh Reza Aldiansyah, S.T., M.T.I. beserta tim mahasiswa.

Harapan dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat dosen STT-NF ini agar ilmu yang disampaikan dapat bermanfaat bagi peserta yang hadir dan Dosen STT-NF beserta tim Mahasiswa bisa berkontribusi dengan baik.

Published in Kegiatan Kampus

Link and match sebenarnya bukan sesuatu yang baru dalam dunia pendidikan. Sejak awal abad ke-20, dalam teori belajar ada terminologi yang bersumber dari aliran belajar behavioral yang pada hakikatnya juga merupakan refleksi konsep link and match. Terminologi itu kemudian dikenal dengan learning by doing. Pada hakikatnya konsep link and match dapat digunakan sebagai media untuk meningkatkan relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan tenaga kerja/industri.

Di STT Terpadu Nurul Fikri telah membuka kelas untuk link and match. Telah terbentuk program link and match pada Tahun 2019. Penanggung jawab saat ini program dari link and match adalah Yekti Wirani, S.T., M.TI. Tujuan dibentuknya program link and match ini adalah untuk pengembangan mata kuliah mahasiswa/i STT-NF dan untuk kebutuhan industri.

Yang memfasilitasi lembaga inkubatornya adalah Student Learning and Incubator Business Center (SLIBC) STT-NF. Kelas dimulai awal perkuliahan dengan output mahasiswa memahami sistem inkubasi ide dan bisnis dalam startup. Pengembangan Aplikasi yang digunakan saat ini oleh mahasiswa/i STT-NF adalah scrum.

Saat ini, mahasiswa/i jurusan Teknik Informatika sedang mengerjakan project “LIMA” Aplikasi untuk internal STT-NF sedangkan jurusan Sistem Informasi sedang mengerjakan project mengenai dashboard web link and match, web pendukung BAAK, dan student activity score (SAS).

Bila ada perusahaan yang tertarik dapat segera apply project di link and match STT-NF serta memberikan arahan untuk mahasiswa/i yang diberikan project. Harapan mahasiswa/i setelah mengikuti link and match dapat menambah portofolio/cv project, mendapatkan pengalaman sebelum lulus, dan skill yang baik.

Published in Kegiatan Kampus

Dalam rangka memperingati Hari Koperasi 12 Juli, PT SKK - Perseroan milik koperasi, Tanibox dan komunitas BlankOn menyelenggarakan acara Sarasehan Teknologi Informasi untuk Gerakan Koperasi Indonesia bertema “Teknologi BLOCKCHAIN untuk Koperasi”. Koperasi masa kini, apalagi ke depan, mau tidak mau harus memanfaatkan dan menerapkan teknologi informasi (TI) yang telah berkembang sedemikian pesat dan masif, jika tidak ingin tertinggal, mengalami kemunduran, bahkan bisa jadi lenyap.

Selasa (10/7), Pembukaan acara dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi dan KUKM Provinsi Bali, dihadiri oleh 40 peserta dari Kepala bagian, Staf Manager IT, General Manager, Pengurus dan Pengawas Koperasi juga dihadiri oleh 72 orang lebih dari 40 orang yang diundang, berasal dari beberapa wilayah di Indonesia, seperti Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Lampung, Babel, Jabar, Jatim, Bali sendiri, bahkan luar negeri yaitu Timor Leste tersebut, menghadirkan nara sumber pakar TI dari Jakarta, Bandung, Jawa Tengah dan Jawa Timur; Pengembang BlankOn dan komunitas FLOSS Indonesia; PT Sakti Kinerja Kolaborasindo, yaitu perseroan milik koperasi, didirikan oleh beberapa Koperasi (CU, Kopdit, KSP) sebulan lalu di Probolinggo.

Pembicara pertama oleh Rusmanto Maryanto (Dosen Teknologi dan Sistem Informasi Sekolah Tinggi Teknologi Terpadu Nurul Fikri (STTNF)) membahas tentang Teknologi BLOCKCHAIN untuk Koperasi, berbicara tentang Blockchain dari dasar, cara kerja, istilah, teknologi yang digunakan Blockchain dan ide kolaborasi yang dapat digunakan oleh koperasi. Rusmanto, narasumber dari pengurus Asosiasi Open Source Indonesia memaparkan bahwa blockchain adalah teknologi masa depan untuk data yang sangat besar dan kompleks, terdistribusi sehingga tersederhanakan, terkontrol, aman dan fair. Koperasi bisa menerapkan teknologi ini untuk berbagai transaksi antar dan antara anggota, antar dan antara lembaga koperasi secara aman dan fair, tanpa harus melalui pihak ketiga seperti bank dan sebagainya. Lebih jauh, beliau mengatakan bahwa teknologi blockchain telah diterapkan oleh asosiasi Credit Union di Amerika (CUNA dan MWCUA) dengan membentuk CULedger.

photo 2018 07 16 09 33 51

Pembicara kedua membawakan tema Kolaborasi Koperasi dan Komunitas FLOSS Indonesia, narasumber: Firdaus Putra, beliau memulai dengan membuka data dan fakta yang terjadi di dunia sekaligus bagaimana gagasan berkolaborasi antara Koperasi dan Komunitas FLOSS mewujudkan demokrasi ekonomi yang tidak lagi dipegang oleh 1 orang melainkan semua anggota koperasi. Pendiri dan CEO Kopkun Institute tersebut mengusulkan agenda strategis koperasi mendatang antara lain: konsolidasi pasar bersama melalui teknologi keuangan, rekayasa kelembagaan koperasi melalui pemekaran, dan kolaborasi multipihak.

Pembicara ketiga perkenalan PT Sakti Kinerja Kolaborasindo (perseroan milik koperasi)–PT SKK-SAKTI oleh Hanna dan Tim SiCUNDO-SAKTI yang memperkenalkan sebuah Aplikasi SAKTI.Link yang merupakan aplikasi untuk anggota yang terdaftar di koperasi dimana koperasi tersebut menggunakan SAKTI.Online. SAKTI.Link mempermudah anggota untuk mengakses informasi saldo rekening ponsel, pembayaran SAKTI.Pay, cek transaksi SAKTI.Pay, dll. Adapun proses registrasi yang mudah menggunakan KTP/SIM untuk identitas resmi dan mendapatkan token yang dikirimkan melalui sms dan mendapatkan Cashback setelah diminta untuk registrasi aplikasi sakti link.

Dan pada kesempatan berbeda dihari kedua Endy Chandra, Direktur PT SKK memperkenalkan MyCOOP, salah satu produk PT SKK. Di dalamnya ada berbagai fitur yang bisa dimanfaatkan oleh koperasi mana pun dan anggotanya untuk saling terhubung dan bertransaksi secara mudah dan aman. Misi besarnya adalah bagaimana membuat koperasi Indonesia besar, menyatu dalam perbedaan dan kuat.

Pembicara keempat oleh Ibu Retno Ika (CPO dari TaniBox), memulai dengan memperkenalkan TaniBox sebagai perusahaan terintegrasi teknologi menerapkan Blockchain dan IoT, menyajikan data problem yang terjadi disitu timbul peluang dan potensi koperasi di sektor Agrikultur. Produsen (petani, koprasi petani, pengusaha agri kulture) Mitra (terlibat dalam membantu proses Produsen) hingga sampai ke tangan Konsumsi, dan sebagian belajar dari ahli di bidang teknologi dari negri tetangga Estonia (Sebelah selatan Finlandia).

Fenomena dihari kedua, Pesta Rilis BlankOn XI Uluwatu. Tim BlankOn membuat 2 sesi dimana sesi awal dijelaskan oleh Estu Ferdani selaku manajer rilis BlankOn XI Uluwatu yang menjelaskan tentang awal BlankOn, komposisi Tim Pengembang dan Proyek dimana hasil dari komunitas BlankOn adalah mencetak SDM yang kompeten dari bidang melalui kontribusi di Proyek Open Source. Dilanjutkan oleh pembicara kedua dari Tim Humas Blankon dimana menjelaskan Fitur-fitur terbaru BlankOn XI Uluwatu yang baru Rilis Bulan Mei 2018, tantangan pemanfaatan teknologi di global yang serba cepat dan kolaborasi yang dapat terjalin dengan koperasi. Mahasiswa STTNF yang ikut serta berperan dalam komunitas ini adalah Herpiko sebagai Koordinator Riset di BlankOn dan Slamet Santoso sebagai Koordinator Humas di BlankOn.

photo 2018 07 16 09 33 53

Rilis BlankOn XI Uluwatu oleh komunitas FOSS (free open source software) rupanya memberi aksen atas semangat demokrasi, kemerdekaan dan kejujuran dalam membangun keadaban ekonomi koperasi.

Referensi sumber:
https://baliberkarya.com/index.php/read/2018/07/12/201807120002/Teknologi-Informasi-Keharusan-bagi-Koperasi.html
https://docs.google.com/document/d/1PavVtmKCvzTTV5XPpq_Zr-bB5ASXTcwyhwOKSFJgVX4/edit
https://play.google.com/store/apps/details?id=io.db.saktiAnggota&hl=in

Published in Kegiatan Kampus

Selasa, (20/2) Sekolah Tinggi Teknologi Terpadu Nurul Fikri (STTNF) telah menyelenggarakan Wisuda yang kedua. Sejumlah 52 mahasiswa merayakan kelulusannya di Balairung Dwidjosewojo Hotel Bumi Wiyata, Depok. Sidang terbuka ini di mulai pada pukul 08.00–12.00 wib. Prosesi wisuda ini dihadiri oleh Senat STTNF, Pembina STTNF, Kopertis Wilayah IV, Pemerintah Kota Depok, Ketua Yayasan STTNF, Ketua PLT STTNF, Dosen STTNF, dan Orang Tua Wisudawan. Wisudawan terdiri dari 18 wisudawan program studi Sistem Informasi dan 34 wisudawan program Teknik Informasi. 

Dari seluruh wisudawan sebanyak 19 wisudawan yang berpredikat Cum laude, terdapat 10 wisudawan Sistem Informasi dengan IPK tertinggi 3,88 yang diraih oleh Hamdani Rahman & Husna Mutmainah untuk Teknik Informatika terdapat 9 wisudawan dengan IPK tertinggi 3,96 yang di raih oleh Irfan Prasetyo. Di STTNF, umur bukanlah halangan untuk menuntut ilmu, karena pada wisuda kedua ini terdapat wisudawan tertua dan terdapat juga wisudawan termuda. Wisudawan termuda yaitu Umul Sidiqoh yang lahir pada tahun 1997 dan wisudawan tertua yaitu Firdaus Goenawan yang lahir pada tahun 1977.

Untuk membekali dunia pasca kampus yang akan dilalui oleh para wisudawan, pada sidang terbuka ini ada Seminar Ilmiah yang di sampaikan oleh Rudi Lumanto. Seminar ini membahas tentang Tantangan Dunia IT dan Prinsip Kesuksesannya. Prosesi wisuda ini kemudian dilanjutkan dengan pemberian selamat kepada para wisudawan foto bersama antara para wisudawan dengan para Senat STTNF dan yang lainnya. Semoga para wisudawan bisa mengamalkan ilmu yang telah didapat dari STTNF dengan baik dikehidupan pasca kampusnya. Aamin.

WhatsApp Image 2018 02 21 at 12.20.23

Published in Kegiatan Kampus